Menyusui Bayi Yang Sakit Bagian 2

Mama dapat mendiskusikan lebih lanjut soal pengaturan waktu menyusui dan memerah ini dengan dokter yang merawat bayi serta pihak RS.

– Apabila kondisi bayi stabil, Mama dapat sesering mungkin mendekap bayi agar terjadi kontak kulit dengan kulit selama mungkin setiap hari. Gunakan metode kanguru (bayi telanjang didekap di dalam pakaian Mama). Metode ini dapat memunculkan rasa sayang yang amat besar pada bayi, sehingga ASI mengalir lebih lancar dan bayi bisa menyusu lebih sering.

– Jika pada mulanya bayi menolak menyusu, gendonglah bayi hingga tenang, lalu kembalilah menyusuinya dengan menawarkan payudara perlahan-lahan. Hindari memaksa bayi karena hal ini dapat membuatnya semakin kuat menolak. Selama bayi belum mau menyusu, berikan ASIP dengan sendok.

Solusi Menyusui Bayi Sakit

– Dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar Mama tenang dan mampu menyusui bayinya. Dukungan keluarga, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan sangat membantu Mama melalui masa-masa sulit ini sehingga bayi yang dirawat tetap bisa mendapatkan ASI.

– Bersikaplah relaks untuk menjaga kerja hormon prolaktin maupun oksitosin yang bertugas memandu produksi ASI dan mengalirkannya.

– Serahkan urusan rumah kepada orang-orang terdekat, sehingga Mama bisa tenang dan berkonsentrasi pada si bayi.

– Jangan takut mencoba berbagai posisi menyusui agar Mama dan bayi menemukan posisi yang paling nyaman.

– Biarkan bayi mengeksplorasi payudara dan mencoba melekat dengan caranya sendiri atau membantunya secara perlahan-lahan agar bayi bisa mengisap payudara Mama dengan benar.

– Jangan takut produksi ASI kurang. Pemikiran negatif seperti ini sangat berpengaruh dan akhirnya benar-benar membuat ASI berkurang. Berpikirlah bahwa ASI selalu mencukupi. Semakin sering ASI diisap atau diperah, semakin banyak ASI yang dikeluarkan.

ASI memang sangat berperan penting untuk si Bayi. Karena dengan ASI yang eksklusif bayi bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. berbeda dengan bayi yang tidak mendapatkan ASI secara maksimal. Pertumbuhan dan perkembangan otaknya tentu tidak seperti bayi normal. Merawat anak dari bayi sampai besar merupakan tanggung jawab orangtua yang berat. Dikala akan memasuki perguruan tinggi tentunya butuh bekal ilmu. Lembaga pelatihan tes masuk universitas luar negeri adalah pilihan tepat bagi para orangtua yang ingin anaknya kuliah di luar negeri.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *