Mengetahui Gejala Stroke Di Area Ini


0

Tahukah Anda Gejala stroke dapat diketahui dengan memperhatikan empat area tubuh berikut ini, yang populer disebut dengan istilah F, A, S dan T. Jadi sebelum membahas tentang cara mengobati stroke tidak bisa bicara tersebut maka kenali dahulu gejala strokenya berikut ini.

Gejala stroke

F yakni Face area Dengan mengenali area wajah atau muka (face) yang asimetris, atau mulut menjadi mencong.

A yakni Arm area Yakni tanda pada area lengan (arm), dengan cara mengangkat lengan tangan lurus ke depan, jika salah satu atau kedua lengan mengalami kesulitan untuk melakukan gerakan tersebut maka inilah salah satu tanda gejalanya.

S yakni Speech area Speech area atau area bicara mulai dari mulut, lidah hingga kerongkongan mengalami gangguan sehingga kesulitan dalam berbicara atau bicaranya menjadi tidak jelas atau pelo, juga mengalami kesulitan dalam menelan makanan.

T yakni Time Maksudnya harus memperhatikan waktu, jika setelah serangan stroke tidak segera dilakukan langkah-langkah penyembuhan maka dapat berakibat fatal, mulai dari kelumpuhan, kecacatan hingga kematian.

Cara Mengobati Stroke Tidak Bisa Bicara Cara pengobatan yang bisa ditempuh antara lain ialah dengan melakukan terapi medis berupa terapi bicara dan bahasa, sesuai kendala bicara yang dialami.

Gangguan bicara tersebut antara lain meliputi ketidakmampuan berbicara secara menyeluruh atau hanya sebagian, berupa beberapa kata saja atau ketidakmampuan menyelesaikan kata atau kalimat.

Sepanjang organ bicara belum mengalami cacat permanen maka masih bisa dilatih supaya bisa bicara normal kembali, namun terapis bicara juga dapat memberi solusi dan melatih agar penderita stroke dapat lebih optimal dalam berbicara sehingga dapat lebih jelas dimengerti atau mencarikan cara lain dalam berkomunikasi sehingga dapat lebih mudah dimengerti oleh lawan bicaranya.

Terapi bicara biasanya disertai dengan terapi okupasi, yakni terapi yang mengajarkan supaya bisa mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Ada juga terapi rekreasi dan terapi psikologi.

Selain terapi medis bisa juga dilakukan terapi alternatif yakni dengan memberikan pijitan atau terapi pijit, terapi akupuntur, serta pengobatan herbal selain pemberian obat guna menyembuhkan strokenya dan dengan diet makanan dan minuman, menghindari makanan yang dapat memicu penyempitan pembuluh darah, seperti stop penggunaan garam dan makanan pantangan lainnya, lalu rajin konsumsi makanan yang dapat menyembuhkan stroke seperti jus seledri dan ketimun atau sayuran hijau lainnya, serta makanan lainnya yang mendukung pengobatan strokenya.
Itulah artikel sehat ulasan dari obatkurap19.com


Like it? Share with your friends!

0
Whals

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *