Kementerian Keuangan RI, Kaji Ulang Reverse Tobin Tax Untuk Ivestor Asing

Kementerian Keuangan RI, Kaji Ulang Reverse Tobin Tax Untuk Ivestor Asing

Konsultan Pajak Jakarta – Kementerian Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati mengakui sedang mengkaji kebijakan insentif pajak sebagai aliran modal asing yang disimpan secara rapat di pasar keuangan Indonesia.

Suahasial Nazar, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan mengatakan jika hal tersebut bertujuan supaya dana asing yang telah masuk ke dalam negeri tidak mengalir lagi ke luar, sehingga nilai tukar dari mata uang rupiah pada dolar AS diharapkan dapat lebih stabil.

Padahal kondisi ini sangat kontras dengan sistem tobin tax, yang mana arus yang berasal dari modal asing dalam jangka pendek akan diberlakukan tarif pajak apabila ada dana yang keluar dari negara. Biasanya dari instrument portfolio di pasar obligasi, pasar uang maupun pasar modal.

“Bukan tobin tax melainkan reverse tobin tax. Pemerintah akan memberikan insentif untuk membantu menjaga dana masuk tetap ada di Indonesia” ungkap Suahasil.

Ia melanjutkan jika kebijakan ini tidak bergantung dengan durasi dana yang ada di dalam negeri melainkan berdasarkan pada kebijkan yang lebih menyasar PMA(Penanaman Modal Asing) yang datang dan masuk ke dalam negeri.

Umumnya, laba dari operasional PMA di dalam negeri dibawa lagi ke negara asal. Dari skema reverse robin tax, diharapkan pemerintah bisa memberikan insentif bila PMA itu melakukan aktivitas reinvestasi laba di dalam negeri.

Kondisi ini juga dapat memulihkan transaksi yang sedang berlangsung di dalma negeri hingga tiba saatnya di kuarta II yang kemarin mencatat terjadinya defisi sebesar 3.37% dari PDB (Produk Domestik Bruto).

Arus dana keluar harus berupa dividen atau laba yang asalnya dari aktivitas PMA yang mana akan dicatat secara jelas dalam akun pendapatan primer yang termasuk dalam komponen pembentuk transaksi berjalan. Sampai kuartal III, dilihat dari neraca pendapatan primer justru telah mencatat angka deficit hingga US$8,03 miliar.

Hingga saat ini, pemerintah belum dapat memberitahukan apa jenis insetif yang bisa diperoleh oleh investor, akan tetapi Suahasil mengatakan pembahasan ini masih tetap berlangsung.

Direncanakan kebijakan reverse tobin tax ini nantinya akan dikombinasikan dengan kebijkan yang baru saja diterbitkan Kementerian Keuangan supaya investasi langsung dapat masuk ke dalam negeri.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *