Candi Sambisari, Candi Nan Indah di sebuah Lembah

Berbagai macam candi baik candi Buddha dan Hindu terdapat di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi-candi ini merupakan peninggalan abad ke 8 hingga ke 9 saat Kerajaan Medang berkuasa di kawasan yang dikenal dengan sebutan Dataran Prambanan ini. Salah satu candi unik yang ada di kawasan ini adalah Candi Sambisari. Sebuah candi kecil yang lokasinya berbeda dengan candi-candi yang umumnya ditemui di kawasan ini.

Candi ini berdiri dengan megah di Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, 10 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Candi ini merupakan salah satu alternatif wisata candi yang ada di Kabupaten Sleman karena umumnya wisatwan akan menuju Candi Prambanan atau Istana Ratu Boko yang lebih terkenal dan populer. Walau begitu, candi ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang menyukai wisata sejarah dan juga wisata candi. Candi ini unik karena berada di sebuah lembah yang 6,5 meter lebih rendah dari dataran disekitarnya.

Candi Sambisari

Candi ini diperkirakan dibangun antara tahun 812 – 838 masehi pada masa pemerintahan Rakai Garung. Komplek candi ini terdiri dari 1 buah candi induk dan 3 buah candi pendamping. Di candi ini juga terdapat 2 pagar yang mengelilingi komplek candi. Salah satu pagar telah dipugar dengan sempurna sehingga tampak gagah dan mempesona sementara satu pagar lainnya hanya tampak  sedikit di sebelah timur candi. Terdapat pula 8 buah lingga patok yang tersebar di setiap arah mata angin.

Salah satu keunikan candi ini adalah tidak adanya alas di candi ini seperti candi lainnya yang ada di kawasan ini. Kaki candi berfungsi sebagai alas karena sejajar dengan tanag. Bagian kaki candi tidak diketemuka relief dan dibiarkan polos. Hiasan-hiasan berupa relief baru ditemui di bagian tubuh hingga puncak candi bagian luar. Hiasan itu sekilas seperti motif-motif batik. Bila telah puas melihat keindahan candi, wisatawan bisa menuju ruang informasi yang menyimpan beberapa foto yang menggambarkan kondisi di kawasan tersebut sebelum digali. Terdapat pula foto-foto tentang proses penggalian dan rekonstruksi candi yang berjalan puluhan tahun, dan juga terdapat foto benda-benda lain yang ditemukan selama penggalian, berupa arca dari perunggu yang saat ini disimpan di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Tempat ini bisa menjadi pilihan paket wisata candi Jogja yang menarik.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *