Alibi Aku Tidak Suka Cushion Foundation


0

Dahulu, terdapat masanya aku suka sekali dengan cushion foundation. Paling utama dikala awal- awal cushion foundation ini dirilis. Rasanya unik aja gitu, mengenakan liquid foundation, tetapi dikemas semacam kemasan compact powder. Terus yang tertanam dalam otak aku, sebab berulang kali membacanya dimana- mana, merupakan cushion foundation itu instan. Tetapi bersamaan berjalannya waktu, nyatanya aku lebih suka dengan liquid foundation yang dikemas dalam botol yang biasa dibanding cushion.

Jika mayoritas orang suka cushion sebab praktisnya, aku malah tidak merasakan sisi instan dari suatu foundation berupa cushion. Banyak yang menggemari cushion, sebab dapat dengan gampang digunakan di mana saja, tercantum buat touch up. Tetapi aku sendiri belum sempat satu kali juga touch up dengan memakai cushion foundation. Sebab tiap kali memakai foundation, aku senantiasa set dengan setting powder di atasnya. Jadi aku tidak dapat membayangkan menumpuk foundation lagi di atas bedak yang telah aku aplikasikan tadinya.

kamu bisa baca >> kumpulan model rambut long bob

Lebih tidak terbayang lagi, kala muka aku telah full makeup serta pula kotor sebab debu serta minyak wajah, malah ditumpuk lagi dengan foundation yang teksturnya liquid. Aku rasa tidak hanya foundation yang diaplikasikan finish- nya tidak hendak optimal serta malah menggumpal di sebagian bagian wajah, pula hendak menghasilkan bermacam permasalahan baru semacam jerawat ataupun beruntusan.

Alibi kedua, cushion puff  hasilnya tidak senatural beauty sponge. Dulu terdapat masanya aku suka dengan hasil  foundation yang dibaurkan dengan cushion puff, sebab hasilnya memanglah nutup banget. Cushion puff ini cenderung mempunyai pori- pori yang rapat, sehingga tidak meresap sangat banyak produk foundation. Jadi, foundation yang dibaurkan hasilnya terasa lebih tebal serta full coverage.

Ini hendak bagus sekali jika kalian memanglah suka dengan finish foundation yang full coverage. Tetapi bagaikan pecinta complexion yang alami, pada kesimpulannya aku senantiasa lebih memilah beauty sponge. Beauty sponge sanggup membagikan finish foundation yang tipis tetapi rata serta flawless, sehingga nampak lebih alami. Ini pula yang buat aku tidak sangat merasakan sisi instan cushion buat dibawa traveling. Sebab walaupun telah terdapat puff bawaannya, aku senantiasa wajib bawa beauty sponge terpisah, buat aplikasi sang cushion foundation.

Alibi ketiga, cushion foundation ini biayanya umumnya lebih mahal dibanding foundation dalam kemasan botol, serta isinya lebih sedikit. Isi produk cushion ini, dapat cuma seperempat dari isi foundation di dalam botol biasa lho! Tidak hanya itu, aku pula sempat hadapi, cushion foundation aku yang telah sebagian bulan tidak aku sentuh, isinya mengering serta tidak dapat dipakai lagi. Sementara itu aku baru sekitaran 3 kali memanfaatkannya.

Kamu juga bisa baca >> kumpulan model rambut di hairstyles.life

Alibi terakhir, ini personal saja sih. Aku belum menciptakan produk cushion foundation yang secara shade serta resep betul- betul cocok buat kulit aku. Sedangkan, aku telah menciptakan sebagian foundation andalan, yang memanglah sesuai banget buat kulit serta skintone aku.

Jika kalian, lebih suka cushion foundation ataupun foundation yang dikemas dalam botol semacam umumnya?


Like it? Share with your friends!

0
Whals

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *