5 Perbedaan Negara Demokrasi Dan Negara Otoriter Yang Perlu Diketahui

Negara adalah sebuah kumpulan sekelompok orang yang menempati suatu wilayah dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang berdaulat. Dilihat dari bentuk pemerintahan dan sistem kekuasaannya negara memiliki beberapa bentuk diantaranya negara demokrasi dan negara otoriter. Keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Berikut perbedaan negara demokrasi dan negara otoriter :

1. Perbedaan Pengertian Menurut Bahasa

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yakni demos yang artinya rakyat dan kratos yang artinya pemerintahan. Dari sini sudah jelas bahwa negara demokrasi adalah negara yang pemerintahannya dilakukan oleh rakyat. Sedangkan otoriter berasal dari bahasa Inggris yakni authoritarian yang berarti sebuah kepatuhan secara mutlak kepada suatu badan tertentu.

2. Perbedaan Dari Sistem Pemerintahan

Perbedaan negara demokrasi dan negara otoriter yang sangat mencolok adalah dari sistem pemerintahannya. Pada negara demokrasi kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat artinya pemerintahan sebagai perwujudan kedaulatan rakyat. Sedangkan pada negara otoriter pengendalian pemerintahannya menggunakan sistem terpusat atau sistem pemerintahan yang otoriter. Sistem pemerintahan tersebut memiliki ciri khas kekuasaan yang hanya terpusat pada negara sebagai institusi.

3. Perbedaan Terhadap Adanya Partai Politik

Partai politik merupakan bagian penting di dunia politik. Pada negara demokrasi, partai politik digunakan sebagai media komunikasi pemerintah kepada rakyat. Selain itu, partai politik juga memiliki tujuan untuk mendapatkan kekuasaan politik. Sedangkan pada negara otoriter keberadaan partai politik hanya sebagai formalitas. Fungsinya sebagai untuk mendoktrin segala keputusan yang dibuat oleh pemerintah terhadap rakyat. jual bedug

4. Pandangan Terhadap Keberadaan Hak Asasi Manusia

HAM atau Hak Asasi Manusia merupakan suatu prinsip norma sebagai ukuran tertentu dari perilaku manusia yang dilindungi oleh hukum. Pada negara demokrasi keberadaan HAM sangat dijunjung tinggi dan dilindungi oleh undang-undang karena berkaitan pula dengan kebebasan berpendapat. Sedangkan di negara otoriter masih banyak terjadi pelanggaran HAM terutama dilakukan oleh pemerintahnya sendiri dan selalu ditutup-tutupi.

5. Perbedaan Cara Pengambilan Keputusan

Perbedaan negara demokrasi dan negara otoriter juga terletak pada setiap pengambilan keputusan. Negara merupakan sebuah organisasi dengan banyak keputusan yang perlu diambil untuk tercapainya tujuan negara tersebut.

Ciri khas negara demokrasi dalam mengambil keputusan adalah dengan pengambilan keputusan bersama melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Sedangkan pada negara otoriter, pengambilan keputusan dengan mengandalkan keputusan dari pemimpin tertingginya.

Itulah 5 perbedaan negara demokrasi dan negara otoriter yang dapat menambah wawasan tentang kenegaraan. Baik demokrasi atau otoriter semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jual Kulit Sapi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *